stop dreaming start action

Headlines

1.8.09

Bom Meledak Saat Simulasi, 1 Tewas

blognya1e - Indonesia berduka. Sebuah kejadian yang sangat disayangkan, menelan korban jiwa. Saat simulasi penanganan teroris, bom yang digunakan untuk simulasi, tanpa diduga meledak. Sehingga 1 orang tewas, 4 lainnya luka-luka (detiknews.com). Sementara menurut metrotvnews.com, 1 orang tewas dan 3 luka.

Menurut Kepala Polda Sulut Brigadir Jenderal Polisi Bekto Suprapto, hal ini adalah merupakan resiko latihan.

Kita simak saja berita tentang meledaknya bom saat simulasi pengamanan teroris yang digelar jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara di perairan Bintan Kabupaten Bintan.

Metrotvnews.com, Bintan: Simulasi pengamanan teroris yang digelar jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara di perairan Bintan Kabupaten Bintan, Sabtu (1/8), menelan korban jiwa. Seorang anggota Brigade Mobil tewas dan tiga lainnya luka berat akibat bom yang dipakai simulasi, benar-benar meledak. Diduga, bom meledak karena sistem pemblokir sinyal tidak berfungsi.

Korban tewas adalah Brigadir Polisi James Tampola. Sedangkan tiga korban luka, juga dari Brimob, antara lain Inspektur Dua Frangki Turang, Brigadir Abdul Rahma Mas Hanafi dan Brigadir Anto Sidik. Sementara seorang luka ringan bernama Erian Tamboto yang berpangkat brigadir dua.

Simulasi dilakukan untuk penanganan antisipasi teroris pengacau dalam kegiatan Sail Bunaken 2009. Brigadir James tewas di tempat setelah bom meledak di luar skenario simulasi.

Peristiwa bermula saat tim Gegana Polda Sulut membawa rangkaian bom yang dipicu melalui telepon seluler. Namun diduga sistem jamer atau alat blokir sinyal tidak berfungsi, maka adanya gelombang sinyal dari ponsel mengakibatkan bom meledak.

Kepala Polda Sulut Brigadir Jenderal Polisi Bekto Suprapto membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, peristiwa disebabkan adanya technical error atau kerusakan sistem. Tewasnya anggota Brimob ini, menurut Kapolda merupakan risiko latihan yang bisa dialami siapa saja di setiap angkatan, baik TNI maupun Polri.

Jenazah Brigadir Thomas saat ini berada di Rumah Sakit Budi Mulia Bitung. Sementara korban luka sudah dirujuk ke RS Profesor Kandow Manado. Salah seorang korban luka parah, yakni Ipda Frangki Turang akan dibawa ke Singapura untuk perawatan.(DSY)

stop dreaming start action

1 comments:

gooddell said...

hhahah..terlalu bersemgat tuh,,
http://gooddell.blogspot.com/

Post a Comment

 
Blog 1e | Alumni Polinema | Trik Tips | Free Download | Stop Dreaming Start Action

© Copyright by Blognya 1e | Template by Fanchon0706 | Blog Trick at EasyBlogTrick